Target Menang Pemilu 2024, DPW PAN NTT Lakukan Konsolidasi dan Penguatan Organisasi

Kupang, NTT

Menjelang Pemilu 2024, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai berbenah dengan melakukan konsolidasi dan penguatan organisasi. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meraih kemenangan sebesar – besarnya pada pemilu serentak mendatang.

Langkah konkrit yang dilakukan untuk membenahi struktur kepengurusan Partai di tingkat Kecamatan dan Desa adalah dengan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab).

Dalam musyawarah tersebut akan dipilih calon formatur kemudian dibentuk pengurus partai di tingkat DPC dan Ranting.

Muscab akan digelar dua tahap, dimana tahap pertama akan diikuti oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN yang berada di 12 Kabupaten/Kota se-NTT. Kegiatan digelar secara virtual, pada Sabtu 20 November 2021 besok.

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN NTT, Apt, Rambu K. A. Praing, S. Farm, menjelaskan, Musyawarah Cabang (Muscab) yang dilaksanakan merupakan hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar pada bulan Februari 2021 lalu.

“Muscab Ini adalah hasil Rakerda pada bulan Ferbuari 2021 lalu, dimana sudah ditentukan oleh seluruh ketua DPC di 22 Kabupaten/Kota, untuk memilih calon formatur tingkat Kecamatan beserta pengurusnya,” ujar Rambu Praing, Jumat (19/11/2021).

Menurutnya, tujuan DPW PAN NTT melaksanakan Muscab adalah untuk menentukan pengurus partai mulai tingkat kecamatan hingga tingkat kelurahan dan desa.

“Pemilihan ketua dan anggota partai kali ini sengaja diberikan dalam waktu yang cukup lama, karena kami ingin melihat orang yang dipilih adalah pengurus yang loyal terhadap partai sehingga akan membesarkan partai PAN ke depan,” ungkap Rambu.

Menurut Rambu, pembentukan pengurus partai bukanlah sebuah formalitas, namun pembentukan struktur kepengurusan sebagai langkah memperkuat elsistensi partai di tengah masyarakat.

“Kalau sistem organisasinya benar, maka mesin partainya akan berjalan dengan baik, sehingga akan terjadi sinergitas yang baik antara pengurus ranting hingga ke pusat,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, dalam perekrutan ketua dan anggota, partai PAN sangat terbuka bagi siapa pun, termasuk kaum milenial yang memiliki tekad besar untuk bekerja sama dalam membesarkan nama partai PAN.

“Kita sangat terbuka dan memberikan kesempatan bagi anak muda. Intinya bagaimana kita saling menghargai, dan bekerja sama untuk partai PAN yang jauh lebih baik kedepan,” terangnya.

Ketua POK DPW PAN NTT, Marthen Lenggu, mengatakan, Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar partai PAN merupakan bentuk dari konsolidasi partai untuk mengetahui kekuatan partai mulai tingkat kecamatan hingga tingkat kelurahan.

“Muscab ini merupakan salah satu program partai untuk memperkuat struktur dengan cara melakukan konsolidasi hingga tingkat yang paling bawah,” jelasnya.

Menurt Marthen, Muscab merupakan bagian penting bagi partai PAN, karena salah satu kekuatan dari partai politik adalah menggerakan roda atau mesin partai yang tersebar di tingkat kecamatan dan kelurahan se-NTT.

“Karena mesin partai yang akan menjadi basis kami untuk kejayaan PAN pada tahun 2024 mendatang. Sehingga konsolidasi yang kami buat ini akan menjadi amunisi dan kekuatan PAN di tahun 2024, karena terget kami semua dapil harus terisi,” jelasnya.

Ia menyebut, pihaknya merekrut anggota dan pengurus partai, karena masa jabatan semua DPC di 22 Kabupaten/Kota se-NTT sudah selesai, sehingga harus ada pergantian pengurus mulai dari ketua, sekretaris dan pengurus lainnya.

“Jujur bahwa kepengurusan di tingkat DPC sesuai Anggaran Dasar itu lima tahun sekali. Jadi kemarin itu hampir semua DPC sudah berakhir masa jabatanya,” terangnya.

“Ada sejumlah calon yang kita rekrut dari tokoh masyarakat yang memiliki pikiran yang sama dengan kita. Dan bertekad untuk membesarkan partai ini,” tandasnya.

Sementara wakil sekretaris Partai PAN NTT, Joshua Koro, menjelaskan, dengan mengusung tema “Sukses Konsolidasi dan Penguatan Organisasi Untuk Kebesaran PAN Provinsi NTT Tahun 2024”, maka PAN NTT diyakini menjadi pemenang pemilu 2024.

“Kami berharap dengan kekuatan dan spirit tema yang ada, PAN akan lebih besar dari tahun 2019 kemarin. Ini menjadi harapan besar kami,” pungkas Joshua.

Untuk diketahui, kegiatan Muscab ini akan digelar secara virtual dan diikuti 131 kecamatan dari 12 Kabupaten – Kota di NTT. (MBN01)

Komentar